Tentang Web Browser dan HTML

Web browser adalah program untuk menampilkan halaman yang berbentuk kode HTML. Semua halaman web ditulis dengan bahasa HTML ( Hypertext Mark Up Language). Walaupun beberapa file mempunyai ekstensi yang berbeda (contoh .html, .php, .php3), output file-file tersebut tetap HTML. HTML adalah medium yang selalu dikirimkan ke web browser baik halaman itu berupa halaman statis, sebuah script (seperti PHP), ataupun yang dibuat oleh program CGI (Common Gateway Interface).
HTML adalah bukan bahasa bit level seperti C++ atau Pascal, tapi hanya sebagai bahasa mark-up untuk menjelaskan suatu dokumen. HTML adalah versi yang sederhana dari SGML (Standardized Generalized Markup Language), yaitu bahasa untuk pertukaran data. Kode HTML ditulis dengan mode ASCII. Format ASCII sering disebut teks, yang bisa dibuat dengan perangkat lunak pengolah kata biasa. Hal ini cukup menguntungkan karena bisa dibaca dan ditulis oleh berbagai platform seperti IBM, Mac, Unix.

Web browser adalah program untuk menampilkan halaman yang berbentuk kode HTML. Semua halaman web ditulis dengan bahasa HTML ( Hypertext Mark Up Language). Walaupun beberapa file mempunyai ekstensi yang berbeda (contoh .html, .php, .php3), output file-file tersebut tetap HTML. HTML adalah medium yang selalu dikirimkan ke web browser baik halaman itu berupa halaman statis, sebuah script (seperti PHP), ataupun yang dibuat oleh program CGI (Common Gateway Interface).
HTML adalah bukan bahasa bit level seperti C++ atau Pascal, tapi hanya sebagai bahasa mark-up untuk menjelaskan suatu dokumen. HTML adalah versi yang sederhana dari SGML (Standardized Generalized Markup Language), yaitu bahasa untuk pertukaran data. Kode HTML ditulis dengan mode ASCII. Format ASCII sering disebut teks, yang bisa dibuat dengan perangkat lunak pengolah kata biasa. Hal ini cukup menguntungkan karena bisa dibaca dan ditulis oleh berbagai platform seperti IBM, Mac, Unix.

Aplikasi Web berbasis klien dan berbasis server
Saat ini web tidak semata-mata digunakan untuk menampilkan informasi saja, namun fungsi web semakin meluas. Web mulai digunakan untuk aplikasi yang banyak membutuhkan interaksi dari pengguna.
Aplikasi web tidak saja digunakan di internet, namun juga dapat digunakan untuk keperluan intra-organisasi. Jaringan aplikasi web yang terpasang dalam lingkungan intra-organisasi disebut intranet.
Dengan kebutuhan yang semakin kompleks tidak lagi menjadi mudah dan menarik dengan hanya menggunakan HTML. Diperlukan sesuatu yang lebih agar interaksi pengguna dapat sebagai pengendali datangnya informasi.
Untuk itulah beberapa perusahaan perangkat lunak mulai berlomba untuk menawarkan teknologi bahasa pemrograman, skrip, eksentensi baik gratis maupun komersial untuk membuat situs web lebih menarik. Teknologi aplikasi web secara umum dibedakan menjadi dua.
Yang pertama, pemrosesan dilakukan di sisi web server. Web browser (sebagai klien) hanya menerima outputnya saja. Contoh aplikasi sisi server adalah PHP, ASP, dan Perl. Biasanya sisi server digunakan untuk aplikasi yang membutuhkan koneksi ke basis data.
Yang kedua, proses dilakukan di sisi web browser. Biasanya aplikasi sisi kilen digunakan untuk hal-hal yang membutuhkan banyak interaksi pengguna dan menggunakan informasi yang seragam dan pasti. Contoh aplikasi pada sisi klien adalah aplikasi permainan dengan JavaScript, VBscript, Applet dll.

Aplikasi Basis Data berbasis Web dengan arsitektur aplikasi multi-tier
Aristektur multi lapisan (dalam hal ini tiga lapisan) terdiri dari lapisan-lapisan yaitu: Lapisan pertama adalah klien yang berupa web browser untuk menampilkan halaman web. Lapisan kedua adalah aplikasi web berbasis server yaitu PHP dan Apache sebagai server web (tempat penyimpan dokumen web). Lapisan ketiga adalah server basis data RDBMS MySQL.

Cara Kerja Aplikasi Basis Data berbasis Web dengan PHP, MySQL, dan Apache.

1.Misal saja Laboran Teknik Informatika membuka halaman web yang memakai php pada aplikasi Sistem Informasi Peralatan Laboratorium-Kantor dan Ruang yang sudah diupload di server teknik elektro, contoh http://www.student.te.ugm.ac.id/login.php.Tampilan yang dilihatnya berupa pengisian formulir pengisian login dan password.
2.Web server Apache menerima permintaan Laboran yang berupa login.php. Apache sudah diset untuk mengirim skrip yang berakhiran .php untuk diproses PHP.
3.Skrip ini lalu diproses oleh php, salah satu fungsinya adalah membuka koneksi dan mencari data yang ada di server MySQL dengan bahasa SQL. Pada aplikasi ini login.php berfungsi mengecek apakah login dan password yang dimasukkan laboran melalui formulir di halaman web tersebut ada dalam basis data.
4.MySQL menanggapi permintaan ini berupa output dari hasil pencarian data dengan SQL. Misal saja hasilnya adalah data tidak diketemukan.
5.Respon dari MySQL berupa output SQL diterjemahkan lagi ke dalam bentuk html oleh php, lalu dikirim lagi ke Apache.
6.Apache lalu mengirim hasil ini kembali ke web browser. Laboran Teknik Informatika melihat respon ini, dalam bentuk HTML, misal berupa tulisan “Maaf Password tidak valid”.


Aplikasi Basis Data di Web dengan PHP,MySQL, dan Apache.

Sekilas PHP
“PHP (officially “PHP: Hypertext Preprocessor”) is a server-side HTML-embedded scripting language.”
Bahasa Indonesia untuk definisi tersebut kira-kira :
PHP (secara resmi “PHP: Hypertext Preprocessor”) adalah sebuah bahasa skrip yang diselipkan pada HTML yang bekerja di sisi server.
Contoh sintaxnya :
<html> <body>
<?php echo “Hi, I’m a PHP script!”; ?>
</body></html>

Berbeda dengan aplikasi CGI lainnya seperti perl/C, tag PHP bisa diselipkan diantara tag-tag HTML, dengan simbol <?php ?>. Keunggulan lain php adalah bisa berjalan di berbagai sistem operasi seperti Unix,Linux, NT.

Dibawah ini adalah tabel dari beberapa fasilitas-fasilitas yang ada pada PHP:


Tabel Fasilitas-fasilitas pada PHP

Manajemen session pada PHP
Istilah session berarti waktu yang dihabiskan seorang pengguna berada dalam suatu situs web tertentu. Manajemen session adalah mekanisme untuk mempertahankan suatu keadaan tentang sebuah rangkaian permintaan dari pengguna yang sama dalam periode waktu tertentu.
Masalahnya HTTP tidak punya mekanisme untuk mempertahankan keadaan. Setiap permintaan halaman web tidak berhubungan dan terisolasi satu sama lain. Server Web tidak bisa secara mudah membedakan antara tiap pengguna dan tidak tahu tentang session pengguna.
Manajemen session berarti cara untuk menghubungkan sebuah data dengan pengguna selama pengguna mengunjungi sebuah situs web dalam periode waktu tertentu.
Sebagai contoh suatu aplikasi dalam tulisan ini seorang Laboran Lab.Teknik Informatika akan memperoleh hak akses dan tampilan situs web sesuai Lab.Teknik Informatika selama ia mengunjungi situs Sistem Informasi Peralatan dan Ruang. Padahal pengguna selama di situs tersebut mengakses banyak halaman web karena berpindah-pindah halaman. Tanpa manajemen session hal ini tidak dimungkinkan karena tiap permintaan tidak berhubungan/terisolasi satu sama lain sehingga kita tidak bisa mempertahankan hak akses Lab.Teknik Informatika melewati berbagai halaman.

sumber

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s